Intimate Relationship

Ditulis Oleh: Nida Nabila Sodikin, S. Psi., M. Psi., Psikolog

Membangun sebuah hubungan dengan orang lain memang tidaklah mudah karena tidak ada formula ajaib untuk membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Kenali betul keyakinan, nilai, dan pengalaman-pengalaman kita terhadap hubungan yang sedang atau akan kita jalin. Pertanyaannya adalah, apakah itu semua cocok atau akan cocok dengan pasanganmu?

Intimate relationship itu adalah hubungan tertutup antara dua individu dewasa yang
diikuti setidaknya satu dari ketiga hal ini

  1. Adanya kelekatan secara emosi. Didalam suatu hubungan yang baik harus ada
    kelekatan secara afeksi dan saling mencintai. Kamu dan pasanganmu merasa “klik”
    satu sama lain, ada perasaan yang berbeda jika dengannya, ada rasa “deg-degan”
    jika bersamanya, nyaman, dan rasanya ingin terus bersama.
  2. Adanya pemenuhan psikologis seperti saling bertukar cerita, berbagi perasaan satu
    sama lain dan saling menjaga serta berbagi rasa aman. Ketika kalian bersama atau
    menghabiskan waktu bersama, waktu akan terasa cepat berlalu karena kalian saling
    berbagi cerita seru. Ketika satu sakit yang lain menjaga.
  3. Saling bergantung satu sama lain. Ini bukan berarti ketergantungan tetapi kalian
    saling membutuhkan satu sama lain. Ketika kamu dilanda masalah, orang pertama
    yang kamu ingat adalah pasanganmu untuk “menolong”mu berbagi suka duka.

Lalu, bagaimana kita memulai untuk membangun sebuah hubungan? Jika dibahas satu persatu mungkin akan sangaaat panjang. Inti kecilnya adalah coba pahami betul Apa yang membuatmu tertarik?apakah valuemu cocok dengan valuenya?jika ya, setelah itu coba perdalam peranmu dan pasanganmu dalam sebuah hubungan. Biasanya saat proses menyamakan value akan melalui proses yang cukup rumit dan berliku-liku karena dalam value terdapat berbagai macam proses sehingga dapat menetap dalam diri individu. Maka, jika value-mu dan value-ya bisa menyatu dengan baik, biasanya hubungan kalian akan long-lasting.

Intinya sebuah hubungan itu adalah adanya saling membutuhkan dan saling memenuhi kebutuhan. Perasaan tentang hubungan itu menyeluruh dari bahagia ke sedih, dari cinta menjadi benci dengan intensitas perasaan mulai dari kecil hingga perasaan menggebu-gebu.

Sumber : social psychologi, Brehm & Kassin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s