Kasus Hukum atau Bukan?

Ditulis Oleh: Reno Fitria Sari, S. Psi., M. Si

Jika kita sedang berada di sebuah tempat umum, atau sedang membaca sebuah berita lantas kita terkadang spontan menilai bahwa tindakan tersebut sebuah tindakan kriminal atau terkait

dengan hukum. Pada dasarnya, ada langkah-langkah yang harus ditelusuri terlebih dahulu sebelum memutuskan kejadian tersebut sebuah kasus kriminal.

1. Sesuatu terjadi

Hal yang terjadi tersebut;

– Adakah yang melapor kepada pihak berwajib (polisi)

– Kejadiannya terdeteksi

Jika, 2 hal tersebut dipenuhi maka dapat dikatakan bahwa telah terjadi suatu kejadian atau tindakan kriminal.

2. Maka, langkah selanjutnya adalah melihat: apakah tindak kriminal tersebut sebuah tindak pidana atau tindak perdata.

3. Melakukan crime scene analysis atau tata olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari minimal 2 buah alat bukti yang sah. Alat bukti yang sah ini dapat berupa alat atau senjata yang digunakan dalam tindak kriminal tersebut, speciment seperti darah, helai rambut, air liur, sidik jari, maupun tulang. Keterangan saksi maupun keterangan korban dapat digunakan dan dijadikan sebagai alat bukti yang sah. Jika, kasus tersebut telah jelas alur dan indikator-indikatornya telah terpenuhi, maka kasus tersebut akan diproses secara hukum. Lalu, kita dapat menilai bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian hukum atau tindak kriminal.

Meski benar terjadi sebuah tindak kriminal, namun kenapa kejadian tersebut terhenti begitu saja? Atau tidak terdengar lagi kabarnya. Hal ini dapat disebabkan oleh:

1. Kurangnya bukti yang dimiliki tim penyedik kepolisian dalam mengungkap kasus

tersebut.

2. Tidak adanya yang melakukan pelaporan.

3. Telah mendapatkan penyelesaian secara kekeluargaan (damai).

Maka, jika sesuatu terjadi di sekitar kamu, kamu perlu mengumpulkan data atau bukti-bukti yang kuat dan sementara itu, yang mengalami kejadian tersebut (mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan) melaporkan telah mengalami kejadian yang tidak menyenangkan tersebut ke pihak kepolisian. Tindak kriminal itu sendiri akan terus terjadi di masyarakat, di sekitar kita. Hal tersebut bisa berhenti atau berkurang, jika kita PEDULI, SADAR, TAU atas hal-hal apa saja yang dibutuhkan dan BERANI melaporkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s