Manfaat Bersyukur

Ditulis Oleh: Raiguna Sonjaya, S. Psi

Sering menerapkan perilaku bersyukur dalam kehidupan kita sehari-hari ternyata punya manfaat yang begitu besar bagi kehidupan kita. Dengan kita mempraktikan rasa syukur, kita dapat memperluas perespektif kita dan melihat berbagai hal secara lebih luas, meningkatkan pikiran positif dan kesejahteraan kita, meiningkatkan kepecrayaan diri dan hubungan kita dengan orang lain.

Para ahli di bidang Psikologi mendefinisikan rasa syukur sebagai respon emosional positi untuk menerima manfaat dari seseorang. Dalam Psikologi positif , rasa syukur adalah cara manusia untuk mengakui hal-hal baik dalam hidupnya dan juga rasa syukur itu bisa kita pelajari.

Ada beberapa manfaat ketika kita sering mempraktikan rasa bersyukur, terutama saat kita dilanda stress atau adanya ketidakpastian dalam hidup kita. Rasa syukur mampu mengundang emosi positif yang dapat memiliki manfaat fisik Melalui system kekebalan dan atau system endokrin. Penelitian menunjukkan bahwa ketika kita memikirkan tentang apa yang kita hargai, bagian parasimpatis atau penenang dari system saraf terpicu dan dapat memberikan manfaat pelindung bagi tubuh termasuk penurunan kadar hormone stree kortisol dan peningkatan oksitosin, hormone pengikat yang terlibat dalam hubungan yang membuat kita merasa nyaman.

Dengan mempraktikkan rasa syukur, kita bisa mengatasi stress dengan lebih baik. Dengan mengakui hal-hal yang kecil dalam hidup kita dapat mengubah untuk menghadapi keadaan sekarang dengan lebih banyak kesadaran dan fleksibilitas. Para ilmuwan menyarankan bahwa dengan mengaktifkan pusat penghargaan di otak, pertukaran rasa syukur mengubah cara kita memandang dunia dan diri kita sendiri.

Seperti kebanyakan skill, rasa syukur harus terus dipraktikkan dan diperkuat sehingga pada akhirnya kita bisa melatih otak kita untuk bersyukur. Ada banyak cara untuk melakukannya. Tidak ada satu cara yang berhasil untuk semua orang cara terbaik adalah menemukan metode yang paling nyaman dan efektif untuk kita.

Ada 5 cara yang bisa dijadikan rujukan untuk melatih rasa syukur kita:

1. Menulis catatan atau notes terima kasih

Dalam buku upward spiral yang ditulis oleh Alex Korb mengatakan bahwa rasa syukur memaksa kita untuk tetap focus pada sisi positif kehidupan kita. Kaat kita memberi atau menerima ucapan terima kasih, otak kita secara otomatis diarahkan unuk memperhatikan apa yang kita miliki. Kita bisa menjadikan hari yang tertentu sebagai hari syukur. Misal kita menentukan bahwa hari syukur adalah hari jumat (bukan berarti kita tidak bersyukur di hari yang lain). Pada hari yang sudah ditentukan itu, kita bisa menulis memo atau catatan ungkapan terima kasih baik pada diri kita sendiri ataupun pada orang lain yang telah membantu kita selama satu minggu kebelakang. Biasanya kita mengungkapkan rasa terima kasih secara langsung dengan lisan kita, tetapi pada hari yang di tentukan tulislah rasa terima kasih tersebut di secarik kertas atas apa yang kita lakukan atau yang orang lain lakukan untuk hidup kita selama satu minggu kebelakang.

2. balas perbuatan orang lain dengan kebaikan

Biasanya kita hanya focus kepada apa yang kita dengar, apa yang kita ketahui atau apa yang disampaikan seseorang kepada kita tentang pencapaian yang kita raih dan lain sebagainya. Kita bisa memulai untuk memperhatikan perbuatan orang lain sekecil apa pun kepada kita dan menindaklanjuti dengan mengunkapkan rasa terima kasih kita kepadanya. Sebagai contoh ketika ada orang lain yang menanyakan perasaan kita hari ini kita bisa menindak lanjutinya dengan mengungkapkan rasa terima kasih kita kepadanya karena telah menanyakan perasaan kita hari ini.

3. Buatlah jurnal rasa syukur

Jika bingung untuk membuat formatnya seperti apa, saat ini sudah banyak jurnal rasa syukur tersedia di berbagai situs jual beli online. Jurnal ini membantu menjaga agar prosesnya bervariasi, interaktif dan menarik. Menulis jurnal ini bisa dilakukan di penghujung hari sebelum tidur sehingga bisa memperkuat praktik yang konsisten terhadap rasa syukur di kemudian hari. Praktik ini juga bisa dilakukan baik sendiri atau bersama dengan keluarga kita.

4. Santai dan perhatikan

Syukur adalah keterampilan yang bisa dipupuk dan diperkuat dengan latihan kesadaran. Ketika kita beristirahat sejekan dari aktivitas kita dan memperhatikan semua apa yang kita lakukan untuk diri kita sendiri, kita dapat lebih mudah mensyukuri karena kita mensyukuri setiap hal kecil yang kita lakukan untuk diri kita. Ada banyak manfaat fisiologis dan psikologis dari mindfulness. Ini bermanfaat bagi Kesehatan psikologis seperti membantu mengurangi kecemasan, depresi, perenungan dan reaktivitas emosional. Ini membantu meningkatkan Kesehatan fisik kita juga seperti meningkatkan fungsi system kekebalan tubuh, kualitas tidur, dan tekanan darah. Tetap santai untuk

mempraktikkan kemampuan bersyukur kita agar di kemudian hari kita terlatih dalam mempraktikkan rasa syukur.

5. Berhati-hatilah saat membandingkan diri dengan lingkungan.

Saat kita membandingkan diri baik secara sengaja maupun tidak disengaja, pikiran kita berusaha mati-matian untuk melindungi diri kita dengan cara apapun dan terkadang hal tersebut membuat kita menjadi merasa Lelah dan membuat pikiran menjadi negatif. Apabila pikiran berubah menjadi terlalu negative, kita akan kesulitan untuk mencari celah dalam mempraktikkan rasa syukur kita. Berhati-hatilah ketika akan membandingkan diri kita dengan orang lain karena tidak semua hal harus kita bandingkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s