Kekerasan Seksual

Ditulis Oleh: Reno Fitria Sari, S. Psi., M. Si

Kasus kekerasan seksual masih banyak terjadi di masyarakat Indonesia, apalagi disaat pandemik
seperti sekarang ini. Angka kekerasan seksual khususnya terhadap perempuan dan anak semakin
meningkat, ada 770 kasus kekerasan seksual terjadi pada anak-anak dengan kasus tersangka atau
pelakunya memiliki hubungan keluarga seperti ayah, paman, kakak kandung, maupun kakek.
Atau disebut dengan inces. Hal ini dapat dilihat pada CATAHU 2020 (Catatan Tahunan).

Screen Shot 2020-10-03 at 12.07.02

Siapa sih pelaku kekerasan seksual itu?
Setiap orang yang memberikan tindakan kepada anak tanpa persetujuannya atau dengan persetujuannya jika diperoleh dengan paksa, atau dengan cara ancaman atau intimidasi dalam bentuk apa pun, atau karena takut akan cedera tubuh.

Jadi, suatu tindakan dikatakan memiliki unsur kekerasan seksual adalah jika terdapat
didalamnya:

  1. Tindakan Paksaan
  2. Tindakan ancaman
  3. Memberikan intimidasi

Screen Shot 2020-10-12 at 09.48.56

Hal ini dijelaskan dalam Kitab Undang Hukum Acara Pidana (KUHP) pasal 82, yang berisi:
Setiap orang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) dan paling sedikit Rp.60.000.000,- (enam puluh juta rupiah).

Jadi, jika diri sendiri, keluarga terdekat, kerabat, teman, sahabat, atau siapapun, jika mengetahui terhadap perilaku ini diberikan kepada seseorang, segera melaporkan kepada pihak yang dinilai memiliki otorisasi terhadap kasus ini. Lembaga tersebut antara lain:

  1. Kepolisian; melalui hotline resmi 110
  2. Komnas perempuan; melalui hotline resmi 021 – 3903963
  3. Komnas perlindungan anak Indonesia; melalui hotline resmi 021- 319015 Atau, segera mendatangi pihak-pihak yang memiliki otoritas tersebut, atau yang mudah untuk didatangi seperti P2TP2A, Puskesmas, maupun biro konsultasi psikologi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s