Tips Membuat Action Plan untuk Mahasiswa

Ditulis Oleh: Nida Nabila Sodikin, S. Psi., M. Psi., Psikolog

Masa pandemi ini memaksa kita untuk tetap belajar di rumah atau learn from home . Kadang,
kegiatan dirumah malah bikin kita semakin malas belajar padahal pengen banget dapet nilai
memuaskan, padahal sebentar lagi ujian skripsi/tesis. Lalu, gimana caranya supaya tujuan tetap
tercapai dan semangat tetap membara? Yap salah satunya bisa bikin action plan. Ini dia caranya :

  1. TETAPKAN TUJUAN : Tetapkan tujuan akademikmu se kongkrit dan sejelas mungkin
  2. KENALI DIRI : Kalau sudah tau tujuanmu apa, kamu harus tau sejauh mana
    kemampuanmu dalam mencapai hal tersebut. Aku minat ga?aku sanggup ga? Cara
    belajarku udah cocok atau belum ?Dst. Ini harus dijawab sendiri ya karena setiap orang
    beda-beda 
  3. ANALISIS TUGAS : selanjutnya analisis tugas-tugas yang akan dihadapi. Kira-kira ini
    akan tentang apa? kamu bisa/tidak menangani semua tugas yang akan dihadapi?susah ga?
    Bagian mana yang bisa kamu kerjakan dengan baik
  4. KONTROL DIRI : KONSISTEN iya sekali lagi kita harus KON-SIS-TEN melakukan
    semuanya agar kamu tetap pada tujuan awalmu. Boleh istrahat dulu, boleh leha-leha dulu
    asal tetap target bisa tercapai ya
  5. EVALUATOR : Sekiranya kamu butuh bantuan untuk “mengawasimu”, kamu bisa minta
    bantuan kesiapapun bisa orang tua, sahabat, pacar atau siappaun yang benar-benar kamu
    percaya dan memang mendukung kamu dalam menjalani setiap rencana yang sudah
    kamu susun.
  6. TULISKAN SEMUA : ini optional aja. Tahap ini bisa kamu tuliskan atau tidak. Kalau
    kamu mau tuliskan, salah satunya bisa dengan teknik mind mapping.
  7. EVALUASI DIRI : Kamu bisa evaluasi setiap rencana yang sudah kamu susun. Kamu
    akan tau mana yang akan dipertahankan dan mana yang bisa digantikan.
    Contoh : Tujuan ingin lulus skripsi bulan desember dengan nilai A meski dalam keadaam
    LFH-saya sanggup untuk mencapai tujuan itu asal saya membaca jurnal minimal 3 setiap
    hari, membaca skripsi acuan setiap hari dan berdiskusi dengan teman terkait skripsi. Saya
    harus mengerjakan skripsi setiap hari meski itu hanya menuliskan beberapa paragraf- waktu
    pengerjaan skripsi dari senin-jumat jam 13.00 – 21.00 (termasuk beribadah,makan dan
    mandi) – Sabtu dan minggu boleh istirahat – selalu hadir bimbingan meski melalui daring –
    saya meminta bantuan kepada ibu saya sebagai kontrol saya jika pada hari senin-jumat saya
    tidak membuka laptop untuk mengerjakan skripsi – saya akan evaluasi aktivitas ini dua
    minggu kemudian, apakah aktivitas ini cocok untuk saya atau tidak.
    Gunakan waktumu untuk kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung tujuanmu. Ingat,
    kuncinya adalah konsisten. Jika bukan kamu?siapa lagi yang bisa mengubah hidupmu. Selamat
    mencoba 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s