Gratitude

Ditulis Oleh: Fadila Nisa Ul Hasanah, M. Psi., Psikolog

Gratitude atau kebersyukuran adalah bentuk emosi yang diekspresikan melalui apresiasi untuk apa yang kita miliki atau kita terima. Emosi atau perasaan ini kemudian berkembang menjadi suatu sikap moral yang baik, kebiasaan, sifat kepribadian, dan akhirnya akan mempengaruhi seseorang
dalam menanggapi/bereaksi terhadap sesuatu ataupun situasi (Emmons & McCullough, 2003).

Manfaatnya:

  1. Meningkatkan kesejahteraan diri
    Orang yang memiliki rasa syukur biasanya lebih menyenangkan, lebih terbuka, dan kurang mengalami kecemasan.
  2. Mempererat hubungan interpersonal Menyatakan rasa syukur dengan berterima kasih kepada orang lain yang telah membantu dapat memelihara, memperkuat dan meningkatkan kepuasan hubungan.
  3. Meningkatkan keinginan melakukan tindakan pro-sosial kepada orang lain.
  4. Meningkatkan optimisme Ketika orang sering beryukur maka ia akan cenderung lebih fokus pada hal-hal yang positif dibandingkan hal negatif yang terjadi. Secara tidak langsung hal tersebut meningkatkan harapan dalam dirinya dan membuat seseorang menjadi lebih optimis.
  5. Meningkatkan kebahagiaan Dengan bersyukur maka akan timbul kepuasana atas apa yang telah dimiliki. Kepuasan hidup ini merupkan timbal balik positif yang diberikan rasa syukur dan efeknya jangka panjang. Dengan demikian, semakin banyak rasa syukur yang kita lakukan dan ungkapkan, semakin banyak kebahagiaan yang kita rasakan.
  6. Memperkuat kontrol diri Kontrol diri meningkat secara signifikan ketika subjek memilih rasa syukur daripada kebahagiaan atau merasa netral. Dengan rasa syukur, individu cenderung memandang positif dirinya dan kemampuan control diri meningkat karena hal tersebut.
  7. Kesehatan fisik dan mental yang lebih baik Saat kita mengapresiasi atau menghargai apa yang kita miliki maka manfaat ganda yang dimiliki adalah pikiran kita menjadi lebih sehat, dengan begitu tubuh pun akan sejalan menjadi lebih sehat pula. Dalam beberapa penelitian juga didapat bahwa dengan melatih rasa syukur dapat menurunkan tingkat depresi dan kecemasan.
  8. Memikirkan orang lain berlaku baik pada kita dapat membuat otak dibanjiri oleh kimia otak yang positif sehingga membuat otak lebih aktif dan meningkatkan kemampuan metabolism, regulasi emosi.
  9. Meningkatkan koherensi dari fungsi tubuh, yang memfasilitasi fungsi kognitif, menciptkan stabilitas emosi dan memfasilitasi keadaan tenang.

Cara meningkatkan gratitude:
a. Buat “gratitude journal” yang berisi mengenai hal-hal baik yang dialami ataupun diterima tiap harinya. Selain itu, hal di bawah juga bisa dibuat untuk melengkapi jurnal yang dibuat:

  • Siapa atau apa yang menginspirasi saya hari ini?
  • Aapa yang saya sukai dari diri saya?
  • Siapa yang memberi dapak positif dalam hidup saya?
  • Apa yang telah saya selesaikan hari ini?
  • Apa yang saya ingin kerjakan?
    b. “Thank you notes”, menulis pesan terima kasih untuk orang lain yang telah memberikan
    bantuan untuk kita
  • Pertama, pikirkan seseorang yang telah melakukan sesuatu yang penting dan luar
    biasa untuk kita, namun belum sempat kita ucapkan berterima kasih dengan benar.
  • Selanjutnya, renungkan manfaat yang diterima dari orang tersebut, dan tulis surat
    yang menyatakan terima kasih atas semua yang telah mereka lakukan untukmu.
  • Kirimkanlah surat tersebut secara pribadi, dan luangkan waktu bersama orang ini
    untuk membicarakan apa yang telah kamu tulis.

  • https://positivepsychology.com/gratitude-appreciation/
    https://passionplanner.com/blog/5-gratitude-journal-prompts/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s