Salahkah Jika Saya Marah?

Ditulis Oleh: Tsana Ulfah Ullaya, S. Psi

Semua orang di dunia ini pasti pernah marah. Apakah wajar jika kita merasa marah? Jawabannya, tentu saja wajar.

Menurut American Psychological Association, “Kemarahan adalah emosi manusia yang sepenuhnya normal, biasanya sehat. Tetapi ketika itu menjadi tak terkendali dan berubah menjadi destruktif, hal itu dapat menyebabkan masalah, baik di tempat kerja, hubungan pribadi, dan dalam kualitas hidup secara menyeluruh.”.

Marah merupakan emosi dasar dan alami. Marah merupakan respon terhadap ancaman, frustasi, kehilangan, serta hal-hal tidak menyenangkan lainnya dan membantu kita melindungi diri sendiri dan orang lain. Menjadi sangat penting bagi kita untuk dapat memahami, mengendalikan dan melepaskan marah secara sehat. Sebagian orang sering menekan dan menyangkal ketika dirinya merasa marah. Bagi mereka, marah adalah sesuatu yang tidak diperbolehkan, dan seringkali membuat mereka
menyalahkan diri sendiri karena merasa marah. Marah bukanlah suatu hal yang salah. Meskipun memang kita tidak dapat diterima untuk menunjukkan perilaku marah, tetapi sepenuhnya dapat diterima untuk memiliki pikiran marah dan merasa marah. Kita harus dapat
menerima kemarahan yang kita rasakan. Apapun yang membuat kita marah, kenali itu.

Menurut Psychologies.co.uk, menekan kemarahan dapat memiliki efek negatif pada fisik, termasuk penyakit kulit, masalah jantung, dan sakit kepala. Pada tingkat emosional, kemarahan juga bisa menjadi dasar perasaan depresi. Ketika kita tidak dapat berhubungan dengan kemarahan kita secara langsung, kita mengambil risiko mengubahnya pada diri kita
sendiri, dan kemudian dapat mulai mengalami serangan pemikiran kritis terhadap diri sendiri. Ketika kita marah, beri waktu untuk menenangkan dan melepaskan diri sejenak dari situasi yang memberatkan kita. Tenangkan diri dengan menarik napas dan tahan selama 6 detik, kemudian hembuskan secara perlahan, dan ulangi sampai membuat kita merasa tenang. Setelah itu cobalah untuk fokus dan tanya pada diri sendiri, “Mengapa saya marah pada situasi ini?” Pahami sumber kemarahan kita, ketahuilah bahwa kita marah dan rasakan emosi marah ini sepenuhnya.

Memang dalam penerapannya kita tidak dapat mengungkapkan kemarahan kita pada semua situasi. Misalnya dalam situasi pekerjaan, dirasa tidak etis jika kita mengungkapkan kemarahan kita pada atasan. Namun kita dapat mengungkapkan perasaan kita kepada pihak ketiga yang kita percaya, tidak memihak, dan tidak mendukung reaksi yang dramatis (bisa keluarga, saudara, pasangan, teman, atau terapis). Mengungkapkan kemarahan akan memberi kita sedikit kelegaan dan membantu kita mencapai keadaan yang lebih tenang dan perspektif yang lebih seimbang. Saat kita berkomunikasi dengan orang lain, kita dapat mengungkapkan perasaan kita secara langsung dengan cara yang lebih sehat dan produktif.
Bersikaplah secara rasional, langsung dan jujur. Hal tersebut juga memungkinkan kita untuk mendapatkan wawasan mengenai diri kita sendiri, serta memungkinkan kita untuk dapat memahami apa yang memicu kemarahan kita dan memutuskan tindakan efektif apa yang
harus dilakukan. Buatlah keputusan rasional tentang bagaimana kita menghadapinya.

Hal yang paling penting adalah kita dapat belajar untuk merasa nyaman dengan kemarahan kita, menerimanya sebagai bagian alami dari kehidupan tanpa membiarkannya menyakiti kita atau orang yang dekat dengan kita. Jangan pernah menyerang diri sendiri karena marah. Kemarahan adalah emosi tidak menyenangkan yang harus dihadapi semua
orang. Memiliki sikap ini akan memungkinkan kita untuk dapat lebih berempati pada orang lain yang sedang berjuang mengatasi kemarahan mereka.

Sumber:
Psychalive. Understanding Anger. https://www.psychalive.org/anger/. (Diakses pada tanggal 12

Februari 2020)

_. Letting Go of Anger. https://www.psychalive.org/letting-go-of-anger/. (Diakses

pada tanggal 12 Februari 2020)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s