Ayah… Apa peranmu?

Ditulis Oleh: Clorinda Vinska, S. Psi

Seorang Ayah mempunyai peranan sama besar dalam keluarga seperti Ibu. Dua-duanya memiliki peran yang seimbang. Masalah pembagian perannya bergantung pada kesepakatan antara Ibu dan Ayah. Namun idealnya, Ibu memiliki peranan sebagai sumber affection (perhatian serta kasih sayang), dan Ayah memiliki peranan mengenai kedisiplinan, dan tanggung jawab.

young-boy-smiles-at-father-holding-baby-sister_4460x4460

Enter a caption

Seorang Ayah tentunya memiliki peran yang besar dalam pengasuhan dan memberikan dampak bagi perkembangan anak baik dari segi pendidikan dan juga emosinya. Dalam segi pendidikan, Ayah yang lebih sering terlibat dalam bermain dan memberikan stimulasi pada anaknya akan memiliki IQ yang lebih tinggi, kemampuan bahasa yang lebih baik, dan juga kemampuan intelektual yang lebih baik pula.

Saat mulai memasuki usia sekolah seperti toddler, kemudian Sekolah Dasar biasanya akan masuk dengan tingkat kesiapan atau school readiness yang lebih matang dibandingkan dengan Ayah yang kurang terlibat dalam pengasuhan. Hal ini pun akan berdampak hingga usia remajanya, dengan Ayah yang lebih terlibat dalam pengasuhan biasanya anak memiliki masalah perilaku yang lebih sedikit di sekolah, dan memiliki prestasi sekolah yang lebih baik. Yang kedua manfaat peran Ayah dalam pengasuhan terhadap emosi anak. Ayah yang sering terlibat dalam pengasuhan anak, seperti bermain dengan anak maka anak akan mengembangkan emosi yang lebih secure seperti lebih berani dalam mengeksplorasi lingkungannya untuk mencoba hal-hal yang baru. Hal ini dikarenakan Ayah mendorong anak untuk mencoba hal-hal yang baru dan cukup mengambil resiko. Saat mengajak anak bermain pun, biasanya Ayah lebih banyak terlibat dalam aktivitas fisik, dan akan terlihat lebih “silly” sehingga membuat anak
tertawa lepas (terbahak-bahak). Disatu sisi hal ini mengajarkan anak mengenai bagaimana anak dapat self control dan meregulasi emosinya sehingga anak belajar untuk mengendalikan diri.

Selain itu, sebaiknya Ayah selalu memberikan contoh-contoh peran kepada anak laki-lakinya. Yang kelak diharapakan sang anak nantinya akan menjadi kepala keluarga juga. Sehingga Ayah harus memberikan contoh-contoh peran. Seperti bagaimana mengambil keputusan, bagaimana melindungi anggota keluarganya, membagi kasih sayang terhadap anggota keluarga dan menerapkan tangung jawab.

Menjalankan hobby pun tidak kalah pentingnya, serta mempunyai waktu khusus untuk quality time yang tidak diganggu oleh istri atau kakak perempuan bahkan
adik perempuan. Untuk anak perempuan, luangkan lah waktu Ayah untuk dapat quality time seperti nge-date dengan anak perempuannya, hal ini mengajarkan kepada anak perempuan untuk bersikap. Bagaimana ia mengetahui bersikap yang baik untuk seorang laki-laki yang kita harapkan nanti ada di pasangan anak kita kelak. Ketika seorang Ayah menyentuh anak perempuannya, sentuhannya pun tidak mengandung hasrat apapun, sehingga anak akan belajar sentuhan yang aman dan kelak ketika ia mulai dalam tahap menjalin relasi dengan lawan jenis, maka sang anak akan mempunyai alarm secara otomatis mengenai sentuhan-sentuhan yang tidak sesuai dengan yang telah diajarkan oleh Ayahnya. Tentunya hal ini akan mengantisipasi anak perempuan kita supaya tidak mengalami kasus mempunyai anak di luar pernikahan. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya peranan Ayah dalam pengasuhan, karena menganggap mencari uang merupakan tugasnya dan pengasuhan serta urusan rumah merupakan tanggung jawab istri.

Importance-of-Father-768x512

Kemudian di usia remaja, dengan Ayah yang lebih terlibat biasanya memiliki self esteem yang lebih tinggi, penerimaan yang lebih baik, memiliki hubungan interaksi sosial yang baik pula seperti lebih pro-sosial dalam membantu dan juga tidak rentan dalam pengaruh teman sebaya seperti kenakalan remaja atau narkoba. Oleh karena itu, Ayah harus sering berkomunikasi dengan keluarga baik istri, dan juga anak-anaknya. Seorang istri akan sejahtera apabila suami memberikan rasa perhatian, dan sayangnya. Tentunya hal ini akan berdampak pada cara istri memperlakukan anak-anaknya. Apabila istri
merasa tidak happy dengan pasangannya, bagaimana sang istri memberikan happiness kepada anak-anaknya? Nah.. cara-caranya bisa dilihat dalam artikel sebelumnya ya Ayah dan Bunda (dalam 5 languages of love).

Sekali lagi peranan Ayah sangat penting bagi anak laki-laki dan juga bagi anak perempuan. Yang penting buatlah anak yang bahagia dari pasangan yang berbagi tugas, dan merasa bahwa peran Ayah cukup dan anak merasakan ada peranan Ayah, dan istri merasakan tidak sendirian menjadi figur orang tua..

Sumber :
https://www.parent24.com/search?q=dad%27s%20role
https://www.parent24.com/Family/Parenting/the-understated-affection-of-fathers-20190612

The Significance of a Father’s Influence

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s