Ibu… Aku takut…

Ditulis Oleh: Lindyani Anissa, S. Psi
Besar kemungkinan anak-anak akan dihadapkan pada pengalaman menyedihkan atau menakutkan. Menyaksikan peristiwa traumatis, seperti tindakan kekerasan, bencana alam, atau kecelakaan, dapat mengancam rasa aman anak-anak. Meskipun demikian, kita sebagai orang tua dapat berperan untuk menciptakan kembali rasa aman mereka.

Apa yang dapat dilakukan orangtua ?

Saat anak mengalami peristiwa yang membuatnya tidak aman, hal pertama untuk memulai adalah dengan berbicara dengan anak. Bicaralah dengan cara yang
tenang, penuh perhatian, dan tatap mata anak.

Bagaimana kita berbicara kepada anak-anak ?

Langkah 1: Atur situasi dan berdiskusilah
Mulailah dengan mempersiapkan diri untuk memberikan perhatian penuh pada anak Anda. Singkirkan gangguan, seperti ponsel, dan temukan ruang di mana bisa fokus berbincaang. Ingatkan anak Anda bahwa Anda ada untuk mendukung mereka, menjaga mereka tetap aman, dan ingin tahu bagaimana keadaan mereka.

Langkah 2: Mulailah percakapan dengan menanyakan bagaimana perasaan anak kita
Tidak peduli berapa usia anak Anda, selalu mulai diskusi dengan bertanya kepada anak Anda apa yang sudah mereka ketahui. Hanya karena anak Anda tidak membicarakan hal itu, tidak berarti mereka tidak memikirkannya. Coba ajak anak Anda dengan bertanya ;Jadi, bagaimana perasaan kamu tentang apa yang terjadi di sekolah / di jalan; Lalu dengarkan anak Anda dan perhatikan semua ketakutan atau kekhawatiran yang mendasarinya. Jangan paksa anak Anda untuk mendiskusikan hal tersebut.

Langkah 3: Jelaskan hal tersebut kepada anak Anda sesuai dengan usianya
Setelah Anda memiliki informasi mengenai apa yang dirasakan anak Anda, jelaskan kembali hal itu sesederhana dan sejelas mungkin, sesuai untuk tingkat pemahaman mereka. Namun, jangan tinggalkan detail penting dan hindari membicarakan hal itu secara tidak akurat. Ini dapat menghambat komunikasi anda jika mereka menjadi salah mengartikan hal tersebut.

Langkah 4: Perdalam pertanyaan dan lanjutkan berdiskusi dengan penuh cinta dan rasa aman.
Beri dorongan pada anak Anda untuk bertanya dan berikanlah jawaban secara langsung. Tingkatkan kehadiran Anda bersama anak Anda baik secara fisik maupun emosional. Juga, ingatkan mereka bahwa mereka benar-benar dicintai sebagaimana adanya dan bahwa Anda melakukan semua yang Anda bisa untuk menjaga mereka tetap aman.

https://www.psychologytoday.com/us/blog/why-family-matters/201908/4-steps-discussing-
traumatic-events-children

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s